Edan, Gara-gara Penis Kelewat Besar Mantu Dipolisikan Mertua!

0
64

Edan, Gara-gara Penis Kelewat Besar Mantu Dipolisikan Mertua!

Polsek Maron belum lama ini menemukan kasus yang terbilang unik. Sebuah kasus atas kematian seseorang yang semula diduga tidak wajar. Penyebabnya diketahui gara-gara ukuran alat kelamin. Kasus ini akhirnya tak sampai ke meja hijau, setelah upaya Polsek Maron melakukan upaya mediasi, berhasil.

Sito warga Dusun Brukkan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo melaporkan memoiliskan Basar, yang tak lain adalah menantunya sendiri. Basar dilaporkan atas tuduhan pembunuhan terhadap anaknya yaitu Jumatri.

Baca Juga :  Netizen Kuatkan Luna Maya : Reino Barack Bekasmu!

Laporan Sito dilayangkan beberapa waktu lalu. Sito tak terima anaknya meninggal dunia lantaran kelamin Basar yang kelewat besar.

“Jadi, meninggalnya anak pelapor (Jumatri) itu sempat diduga karena suaminya yang memiliki alat kelamin tidak wajar. Sehingga kemudian mengakibatkan adanya korban meninggal,” ujarnya saat dikonfirmasi.

“Jadi tidak tahu sendiri. Tetapi dapat (laporan) dari orang luar,” ujar Sito kepada wartawan.

Mendapat laporan seperti itu, Polsek Maron tentu saja harus melayani. Termasuk melakukan penyelidikan. Agar kasus ini dapat diselesaikan dan tidak berkepanjangan. Baik kedua belah pihak dan juga turut menghadirkan kepala desa dan perangkat Maron Kidul.

Baca Juga :  Louis Vuitton, Kado Ayu Ting Ting Untuk Bayi Nikita Mirzani

“Tujuannya untuk mengklarifikasi kebenaran bahwa alat kelamin menantunya besar,” ungkap Dadang.

Setelah semuanya berkumpul, Basar kemudian menunjukan alat kelaminnya ke mertuanya dan kakak iparnya, Nedi. Saat dilihat, Sito memastikan bahwa kabar yang beredar tidak benar.

Karenanya, kemudian Sito mencabut laporannya dan meminta maaf. Pencabutan laporan itu juga diperkuat dengan pembuatan surat pernyataan. Ini agar tidak ada tuntutan lagi di kemudian hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here