- Advertisement -Newspaper WordPress Theme
NasionalDitjen Bina Pemdes Gelar Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan 2023

Ditjen Bina Pemdes Gelar Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan 2023



RM.id  Rakyat Merdeka – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel) tahun 2023. Acara ini diselenggarakan selama tiga hari, 10-12 November 2023, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Acara Pindeskel 2023 dibuka Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir Balaw mewakili Mendagri Tito Karnavian. Dalam pemaparannya, Tomsi mengatakan, Pindeskel merupakan ajang untuk mempublikasikan berbagai keberhasilan dan inovasi yang telah dilakukan pemerintah daerah dan desa maupun kelurahan. Inovasi itu terkait penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

“Kegiatan ini juga merupakan wadah konsolidasi dan sharing informasi bagi penguatan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan serta inivasi di wilayah masing-masing,” ujar Tomsi, seperti keterangan yang diterima redaksi, Selasa (14/11).

Baca juga : Gelar Tumpengan, Apresiasi Tokoh Penerima Bintang Jasa Dari Kaisar

Ikut hadir dalam acara ini Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) La Ode Ahmad P Bolombo, Sekretaris Ditjen Bina Pemdes Paudah, dan Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Ditjen Bina Pemdes.

Selain memamerkan hasil inovasi desa dan kelurahan dengan penilaian yang ketat dari beberapa dewan juri, di ajang Pindeskel ini, Kemendagri juga memberikan penghargaan kepada provinsi dan kabupaten/kota. Mereka dinilai terus melakukan pembinaan kepada desa dan keluraban supaya dapat memenuhi kewajibananya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, serta mendorong kemajuan di wilayahnya.

Penerima penghargaan pelaksanaan pembinaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tahun 2023 kategori cakupan pengisian tertinggi tingkat provinsi, yaitu DKI Jakarta (100 persen), Banten (99,81 persen), DI Yogyakarta (94,29 persen), Bali (94,27 persen), dan Sumatera Barat (93,36 persen). Prosentase kategori cepat berkembang tertinggi dibagi dua, yaitu tingkat provinsi dan kabupaten.

Baca juga : Gandeng PB Perbakin, Bank DKI Sukses Gelar Kejuaraan Menembak Cup 2023

Prosentase kategori cepat berkembang tertinggi dibagi dua, yaitu tingkat provinsi dan kabupaten. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Bali (87,43 persen), DKI Jakarta (84,27 persen), DI Yogyakarta (82,65 persen), Sumatera Barat (60,95 persen), dan Jawa Timur (60,24 persen). Penghargaan tingkat Kabupaten/Kota yang memiliki Desa dan Kelurahan diberikan kepada Kabupaten Tabanan (100 persen), Kota Denpasar (100 persen), Kabupaten Mojokerto (98,36 persen), Kabupaten Subang (94,47 persen), dan Kabupaten Gresik (93,82 persen).

Penerima penghargaan pelaksanaan pembinaan data profil desa dan kelurahan tahun 2023 diberikan kepada provinsi dengan prosentase updating tertinggi. Provinsi itu adalah DKI Jakarta (95,88 persen), Bali (89,53 persen), Jawa Barat (85,11 persen), Banten (79,83 persen), Kalimantan Barat (78,37 persen). Sedangkan Kabupaten/Kota yang memiliki desa dengan prosentase klasifikasi swasembada tertinggi yang diberi penghargaan adalah Kabupaten Kudus (75,00 persen), Kabupaten Pasaman (56,76 persen), Kabupaten Tabanan (48,12 persen), Kota Banjar (36,00 persen), dan Kabupaten Lima Puluh Kota (34,18 persen).

Hari kedua, 11 November 2023, kegiatan Pindeskel 2023 diawali dengan senam zumba bersama seluruh peserta serta pengunjung pameran dengan instruktur Liza Natalia. Acara kemudian dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas peserta oleh motivator Miss Merry Riana, yang kemudian dilanjutkan kembali dengan penilaian stand pameran. Kegiatan ini juga menghadirkan artis Cakra Khan yang disambut antusias peserta dan pengunjung pameran.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, UKI Gelar Festival Pemuda Dan Kebangsaan

Acara Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan ditutup Sekretaris Ditjen Bina Pemdes Paudah dengan pembagian piala pemenang stand terbaik. Dewan juri yang ditunjuk dari Ditjen Bina Pemdes di antaranya Deputi Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata, Direktur Pascasarjana Universitas Moestopo Beragama, Peneliti BRIN, Akademisi dari Universitas Islam 45 Bekasi, serta akademisi dari President University Cikarang. Pemilihan juri dipilih bukan dari Ditjen Bina Pemdes agar penilaian bersifat objektif. Kegiatan ini turut didukung BRI, Bank DKI, Bank Jabar Banten, serta BSI.


Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News


Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram “Rakyat Merdeka News Update”, caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exclusive content

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Latest article

More article

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme